1.  Kebijakan untuk mencapai keunggulan :

    * Tumbuhnya budaya pemberdayaan dan pengabdian yang
       berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan  
       kemandirian bangsa (Entrepreneurship).
    * Terselenggaranya peningkatan mutu pemberdayaan dan
       pengabdian secara berkelanjutan dengan didukung oleh
       “reward system” yang memotivasi kinerja kegiatan    
    * Terselenggaranya program pemberdayaan dan pengabdian
       unggulan.
    * Mendorong dan memfasilitasi dosen/mahasiswa untuk
       mengembangkan inovasi dalam berbagai disiplin ilmu.  


2. Kebijakan untuk mencapai keterpercayaan:

    * Tergalangnya pemupukan sinergi sumber daya dalam  pemberdayaan/ 
       pengabdian  Masyarakat. 
    * Mengadakan berbagai pelatihan tentang metodologi dan
       manajemen pemberdayaan sertapengabdian bagi
      dosen/mahasiswaan serta penulisan ilmiah secara teratur
    * Mempublikasikan hasil-hasil pemberdayaan dan pengabdian.
    * Mengembangkan sistem informasi pemberdayaan dan
      pengabdian yang aktual, cepat dan tepat.
    * Mengembangkan kerjasama pemberdayaan dan pengabdian
      dengan berbagai institusi.


.

3. Kebijakan untuk mencapai kemandirian :     
    * Terselenggaranya pengembangan kapasitas pusat     pemberdayaan 
      dan pengabdian sebagai wahana   pemberdayaan dan pengabdian 
       multi disiplin.    
    * Mengembangkan kerjasama pemberdayaan dan   pengabdian dengan
       berbagai institusi, termasuk dunia  usaha dan industri.    
    *Peningkatan kegiatan pengembangan kelompok binaan  yang
       berorientasi bisnis (ENTREPRENEURSHIP).   
   * Peningkatan kesehatan organisasi melalui :         
       - Meningkatkan profesionalisme staf.          
       - Meningkatkan layanan staf.          
       - Mengembangkan sistem pelayanan administrasi.          
       - Pengembangan WEB 
 


Comments


Comments are closed.